Compressed Air Testing
Compressed air testing (uji udara bertekanan) adalah pengujian mutu udara dari kompresor untuk mengukur partikel padat, air (pressure dew point), minyak, dan mikroorganisme, lalu menilainya terhadap kelas kemurnian ISO 8573-1. PT DnD Java Indonesia menjalankannya langsung di pabrik Anda dengan laboratorium terakreditasi KAN ISO/IEC 17025:2017 (LP-2246-IDN). Udara bertekanan yang bersentuhan langsung dengan produk pada industri farmasi, makanan, dan kosmetik wajib dipantau agar risiko kontaminasi tetap terkendali dan mutu produk terlindungi.
- Ruang Lingkup Pengujian
- Mengapa Penting
- Alur Pengujian
- Layanan & Akreditasi
Daftar Isi
Parameter Compressed Air Testing
Pengujian mencakup kontaminan utama pada udara bertekanan sesuai kerangka standar ISO 8573.
| Parameter | Yang Diperiksa |
|---|---|
| Pressure Dew Point | Memverifikasi kadar kelembapan untuk memastikan udara bertekanan benar-benar kering dan bermutu tinggi |
| Particle Count | Mengevaluasi partikel di udara untuk menjaga kebersihan udara bertekanan |
| Oil Mist | Mendeteksi kontaminasi minyak yang dapat merusak mutu produk dan integritas proses |
| Analisis Mikrobiologi | Total Plate Count (TPC), yeast, serta mold atau jamur |
Standar rujukan
Pengujian mendukung pemenuhan ISO 8573, GMP/CPOB, HACCP, ISO 22000, dan FSSC 22000.
Mengapa Compressed Air Testing Penting
- Mencegah kontaminasi produk — udara bertekanan sering bersentuhan langsung dengan produk.
- Melindungi peralatan sensitif dan lini produksi dari minyak, partikel, dan kelembapan.
- Meningkatkan keandalan dan efisiensi proses karena gangguan mendadak berkurang.
- Mendukung kepatuhan terhadap persyaratan mutu dan regulasi.
- Menekan biaya perawatan dan downtime produksi lewat deteksi dini.
Industri yang membutuhkan
Farmasi, makanan dan minuman, kosmetik, serta manufaktur umum yang memakai udara bertekanan pada proses pengisian, pengemasan, pengeringan, maupun kontak langsung dengan produk.
Alur Pengujian dan Waktu Pengerjaan
Compressed Air Testing diawali dengan penentuan titik sampling. Titik yang dipilih biasanya adalah lokasi udara bertekanan yang paling dekat dengan produk, misalnya sebelum mesin pengisian atau pada jalur yang bersentuhan langsung dengan kemasan. Penentuan titik ini menentukan seberapa relevan hasil uji terhadap risiko kontaminasi yang sebenarnya.
Pengambilan sampel dilakukan memakai perangkat khusus untuk masing-masing parameter: pengukur titik embun untuk kelembapan, penghitung partikel untuk kebersihan udara, media penyerap untuk kandungan minyak, serta media steril untuk pengujian mikrobiologi. Seluruh peralatan dikalibrasi berkala.
Setelah analisis selesai, hasil dibandingkan terhadap kelas mutu yang Anda targetkan pada kerangka ISO 8573. Laporan memuat identitas titik sampling, metode acuan, hasil pengukuran, serta catatan kondisi saat pengambilan sampel. Pengujian rutin umumnya selesai dalam beberapa hari kerja.
Pertanyaan yang sering diajukan
Seberapa sering pengujian sebaiknya dilakukan? Frekuensi menyesuaikan tingkat kekritisan proses. Lini produksi yang bersentuhan langsung dengan produk umumnya dipantau lebih rapat dibanding utilitas pendukung.
Apakah produksi harus dihentikan? Tidak. Pengambilan sampel dilakukan pada kondisi operasi normal sehingga hasilnya mencerminkan keadaan sebenarnya.
Bagaimana bila hasil tidak memenuhi target? Tim kami membantu membaca hasil dan menunjukkan parameter mana yang menyimpang, sehingga perbaikan pada sistem penyaringan atau pengeringan dapat diarahkan dengan tepat.
Layanan Compressed Air Testing DnD Java
- On-site sampling di seluruh Indonesia
- Hasil akurat dan andal dengan metode tervalidasi
- Tim teknis berpengalaman untuk pengambilan sampel udara bertekanan
- Fast turnaround time (TAT)
- Laporan komprehensif yang siap dipakai saat audit
Akreditasi
Laboratorium PT DnD Java Indonesia terakreditasi ISO/IEC 17025:2017 dengan nomor LP-2246-IDN.
Konsultasi
Silakan hubungi tim kami melalui halaman kontak untuk menentukan titik sampling, parameter uji, dan jadwal pengerjaan.
Standar dan referensi
Pengujian mengikuti kerangka ISO 8573 untuk mutu udara bertekanan. Rujukan standar dapat dibaca pada ISO dan ASTM International. Layanan ini melengkapi Monitoring Lingkungan serta Chemical Screening untuk pengendalian mutu lingkungan produksi.
Metode Compressed Air Testing Menurut ISO 8573
ISO 8573-1 menetapkan kelas kemurnian udara bertekanan, sedangkan bagian lain dari seri ISO 8573 menetapkan cara mengukur tiap kontaminan. Compressed air testing yang lengkap memakai lima metode berikut.
| Kontaminan | Metode uji | Standar |
|---|---|---|
| Partikel padat | Laser particle counter per ukuran partikel | ISO 8573-4 |
| Air / uap air | Hygrometer pressure dew point | ISO 8573-3 |
| Minyak aerosol dan cair | Penyaringan membran lalu analisis laboratorium | ISO 8573-2 |
| Uap minyak | Adsorpsi karbon aktif lalu analisis | ISO 8573-5 |
| Mikroorganisme | Impaksi udara ke media agar, inkubasi, hitung koloni | ISO 8573-7 |
Hasil tiap metode dibandingkan dengan kelas ISO 8573-1 yang Anda targetkan, misalnya kelas 1.2.1 untuk udara yang bersentuhan langsung dengan produk. Penjelasan cara membaca kelas ada di artikel ISO 8573.
Compressed Air Testing untuk Industri yang Diaudit: Farmasi, Food, dan Kosmetik
Pada tiga industri ini, udara bertekanan bukan sekadar utilitas. Ia meniup botol sebelum diisi, mendorong bubuk di jalur transfer, mengeringkan kemasan, dan menggerakkan katup yang bersentuhan dengan produk. Karena itu auditor CPOB, HACCP, FSSC 22000, BRCGS, maupun CPKB hampir selalu menanyakan hal yang sama: buktikan bahwa udara bertekanan Anda bersih. Compressed air testing yang dilaporkan laboratorium terakreditasi adalah bukti yang mereka minta.
PT DnD Java Indonesia mengerjakan compressed air testing langsung di pabrik Anda: sampel diambil pada titik terdekat dengan produk, saat produksi berjalan normal, lalu dianalisis sesuai kerangka ISO 8573 dan dilaporkan terhadap kelas mutu yang Anda targetkan.
Jadwal audit sudah dekat?
Kami ambil sampel di pabrik Anda tanpa menghentikan produksi, dan laporan terakreditasi siap dilampirkan ke dokumen audit. Pilih bidang Anda — pesan WhatsApp sudah terisi, tinggal kirim.
WhatsApp — FarmasiWhatsApp — Food & BeverageWhatsApp — Kosmetik
Atau telepon (0353) 8940000 · [email protected]
Apa yang Diuji dalam Compressed Air Testing ISO 8573
| Kontaminan | Bagian standar | Kenapa auditor peduli |
|---|---|---|
| Partikel padat | ISO 8573-4 | Partikel dari pipa berkarat atau filter jebol dapat masuk ke produk atau kemasan |
| Air / pressure dew point | ISO 8573-3 | Udara lembap menjadi tempat tumbuh mikroba dan merusak produk higroskopis |
| Minyak (aerosol, cair, uap) | ISO 8573-2 dan ISO 8573-5 | Minyak kompresor adalah kontaminan kimia yang tidak boleh ada pada produk |
| Mikroorganisme | ISO 8573-7 | Bakteri, kapang, dan khamir pada udara kontak produk adalah temuan kritis di audit |
Hasil dinyatakan sebagai kelas ISO 8573-1 dalam format [partikel : air : minyak], misalnya kelas 2:2:1, sehingga langsung bisa dibandingkan dengan spesifikasi di dokumen mutu Anda. Penjelasan tiap kelas ada di artikel ISO 8573: cara membaca kelas kemurnian udara bertekanan.
Compressed Air Testing untuk Industri Farmasi (CPOB / BPOM)
Di pabrik obat, udara bertekanan yang bersentuhan dengan produk, bahan awal, atau permukaan kontak produk diperlakukan sebagai utilitas kritis. Pedoman CPOB meminta utilitas seperti ini dikualifikasi dan dipantau, dan temuan yang paling sering muncul saat inspeksi adalah tidak adanya data mikrobiologi serta data partikel pada titik penggunaan di area bersih.
- Titik yang biasa diuji: udara ke mesin pengisi cairan dan serbuk, peniupan ampul dan vial, transfer pneumatik bahan, pengering granul, dan titik penggunaan di ruang kelas bersih.
- Parameter yang biasanya diminta: partikel, pressure dew point, minyak total, dan mikrobiologi (ISO 8573-7).
- Kelas target: ditetapkan oleh pabrik berdasarkan kajian risiko di dokumen URS/kualifikasi; kami melaporkan hasil terhadap kelas tersebut.
- Kapan diuji: saat kualifikasi (IQ/OQ/PQ) sistem udara, setelah perubahan atau perbaikan sistem, dan pemantauan berkala sesuai jadwal yang ditetapkan.
Pembahasan lengkap sudut CPOB ada di artikel uji compressed air untuk industri farmasi.
Compressed Air Testing untuk Industri Makanan dan Minuman (HACCP, FSSC 22000, BRCGS)
Skema keamanan pangan menempatkan udara bertekanan yang bersentuhan dengan pangan sebagai potensi bahaya fisik, kimia, dan biologis. Auditor FSSC 22000 dan BRCGS umumnya meminta bukti bahwa udara tersebut dipantau terhadap spesifikasi yang terdokumentasi. Panduan industri yang banyak dirujuk, BCAS Food Grade Compressed Air Code of Practice, merekomendasikan kelas ISO 8573-1 2:2:1 untuk udara yang kontak langsung dengan pangan dan 2:4:2 untuk kontak tidak langsung, ditambah pemantauan mikrobiologi.
| Jenis kontak | Contoh di pabrik | Kelas acuan umum (BCAS) |
|---|---|---|
| Kontak langsung dengan pangan | Peniupan botol dan kemasan sebelum diisi, pengeringan produk, pneumatik transfer bubuk dan tepung | 2:2:1 + mikrobiologi |
| Kontak tidak langsung | Silinder pneumatik dan katup di area terbuka dekat produk | 2:4:2 |
| Tanpa kontak | Udara instrumen dan alat bengkel di luar area produksi | Sesuai kebutuhan peralatan |
Bagaimana titik kritisnya dipetakan dalam rencana HACCP dibahas di artikel compressed air pada industri makanan dan minuman.
Compressed Air Testing untuk Industri Kosmetik (CPKB / ISO 22716)
Pabrik kosmetik yang menerapkan CPKB dari BPOM atau ISO 22716 menghadapi pertanyaan serupa: udara yang dipakai untuk meniup botol, mengisi krim, lotion, dan serum, serta mendorong produk di jalur pengisian harus terbukti tidak membawa minyak, partikel, dan mikroba. Produk berbasis air seperti lotion, toner, dan serum sangat rentan terhadap kontaminasi mikroba, dan satu batch yang terkontaminasi berarti penarikan produk.
- Titik yang biasa diuji: peniupan botol dan tube sebelum pengisian, nozzle mesin pengisi, pencampur (mixer) bertekanan, dan jalur pengemasan.
- Parameter yang disarankan: minyak, partikel, dan mikrobiologi; pressure dew point untuk produk serbuk seperti bedak dan kosmetik dekoratif.
- Kelas acuan: banyak pabrik kosmetik memakai pendekatan kelas yang sama dengan industri pangan untuk udara kontak langsung, lalu menyesuaikannya lewat kajian risiko.
Panduan lengkapnya, termasuk kontaminan per jenis produk dan berkas audit CPKB, ada di artikel compressed air kosmetik.
Dari Temuan Auditor ke Parameter Uji
| Temuan atau pertanyaan auditor | Parameter compressed air testing | Bukti yang Anda serahkan |
|---|---|---|
| “Tidak ada data mutu udara bertekanan di titik penggunaan.” | Partikel, dew point, minyak, mikrobiologi pada titik kontak produk | Laporan uji terakreditasi per titik |
| “Bagaimana Anda tahu filter masih bekerja?” | Partikel dan minyak sebelum dan sesudah filter | Laporan perbandingan dua titik |
| “Kompresor masih memakai pelumas; risikonya bagaimana?” | Minyak total (aerosol, cair, uap) | Hasil terhadap kelas minyak target |
| “Ada risiko mikroba dari udara?” | Mikrobiologi ISO 8573-7 | Hasil jumlah koloni per volume udara |
| “Pemantauan dilakukan berapa kali?” | Program uji berkala | Jadwal dan laporan tren |
Alur Compressed Air Testing di Pabrik Anda
- Pemetaan titik — bersama tim QA/engineering, kami tandai titik kontak langsung, tidak langsung, dan titik sebelum/sesudah filter.
- Penetapan kelas target — diambil dari URS, spesifikasi HACCP, atau kajian risiko Anda.
- Sampling saat produksi berjalan — peralatan disambung ke titik penggunaan tanpa menghentikan lini.
- Analisis laboratorium — partikel, dew point, minyak, dan mikrobiologi dianalisis sesuai metode acuan.
- Laporan siap audit — hasil per titik, kelas yang tercapai, status sesuai/tidak sesuai, dan catatan perbaikan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan tentang Compressed Air Testing
Berapa kelas ISO 8573 yang dibutuhkan untuk udara kontak langsung dengan pangan?
Panduan BCAS Food Grade Compressed Air Code of Practice merekomendasikan kelas 2:2:1 untuk udara yang kontak langsung dengan pangan dan 2:4:2 untuk kontak tidak langsung, ditambah pemantauan mikrobiologi. Kelas akhir tetap ditetapkan pabrik melalui kajian risiko HACCP.
Apakah compressed air testing wajib untuk audit CPOB dan CPKB?
Pedoman CPOB dan CPKB meminta utilitas yang bersentuhan dengan produk dikendalikan dan dipantau. Udara bertekanan termasuk di dalamnya, sehingga auditor umumnya meminta data uji berkala pada titik penggunaan sebagai bukti pengendalian tersebut.
Apakah produksi harus berhenti saat pengambilan sampel?
Tidak. Compressed air testing justru harus dilakukan saat sistem beroperasi normal agar hasilnya mewakili kondisi yang dinilai auditor. Peralatan sampling disambung ke titik penggunaan tanpa mengganggu lini produksi.
Seberapa sering compressed air testing sebaiknya dilakukan?
Umumnya saat kualifikasi awal, setelah perubahan atau perbaikan sistem udara, lalu berkala sesuai kajian risiko pabrik, misalnya setiap enam atau dua belas bulan untuk titik kontak produk. Titik yang pernah bermasalah biasanya dipantau lebih rapat.
Konsultasikan titik sampling dan kelas target Anda
Sebutkan jumlah titik, jenis kontak dengan produk, dan tanggal audit; kami susun paket parameternya. Pilih bidang Anda — pesan WhatsApp sudah terisi, tinggal kirim.
WhatsApp — FarmasiWhatsApp — Food & BeverageWhatsApp — Kosmetik
Atau telepon (0353) 8940000 · [email protected]
Layanan Compressed Air Testing PT DnD Java Indonesia
- Terakreditasi ISO/IEC 17025:2017 (LP-2246-IDN) — laporan diterima sebagai bukti dalam audit CPOB, HACCP, FSSC 22000, BRCGS, dan CPKB
- Sampling di pabrik Anda — seluruh Indonesia, tanpa menghentikan produksi
- Empat kontaminan ISO 8573 — partikel, air, minyak, dan mikrobiologi dalam satu kunjungan
- Laporan per titik terhadap kelas target Anda — langsung terbaca sesuai atau tidak sesuai
- Layanan terkait — gas purity testing untuk nitrogen dan CO2 proses, serta monitoring lingkungan
Standar dan referensi
Pengujian mengacu pada seri ISO 8573 dan panduan BCAS untuk udara bertekanan food grade. Lihat juga pressure dew point dan uji udara bertekanan.

