Crude Oil Assay
Crude Oil Assay is a detailed analysis of the physical and chemical properties of crude oil. This analysis provides a comprehensive picture of the composition and characteristics of crude oil, which is important for various purposes, including refining, processing, and economic assessment.
Oil companies and refiners rely on accurate crude oil assay profiles of candidate petroleum feedstocks for refineries. DnD Java has experts in crude oil assay services, providing refiners and crude oil characterization data needed to make optimal decisions about the value and suitability of petroleum feedstocks. Crude oil assay data helps refiners, sellers, and traders optimize production, yield, and profitability.
Test Crude Oil Assay
- Full Petroleum Assay testing, analysis and reporting
- Full Crude oil characterization
- Crude Oil Assay Tests List
- Detailed hydrocarbon analysis
- Multi-Ring and side-branching structural analyses
- Asphaltene and Waxes deposition
- Methanol in crude monitoring
- Mercury in crude analysis
- Enter, smooth, and graphically display laboratory crude assay data
- Store published crude assays in a secure database
- Compare graphically current crude assay to reference assay
- Extend partial assays if data is missing
- Extend partial assays if data is missing
- Troubleshooting petroleum feedstock issues
- Additional tests and services as required
- Specific crude oil quality tests are also available, as required.
Apa yang Dijawab Crude Oil Assay dan Mengapa Kilang Bergantung Padanya
Crude oil assay adalah karakterisasi menyeluruh satu jenis minyak mentah: bukan sekadar mengukur densitas dan sulfur whole crude, melainkan memisahkannya menjadi fraksi-fraksi distilasi lalu menganalisis setiap fraksi. Hasilnya berupa kurva yield dan sifat produk per rentang titik didih, yang menjadi dasar kilang memperkirakan berapa banyak nafta, kerosin, solar, dan residu yang akan dihasilkan sebuah crude, serta berapa nilai ekonominya.
Tanpa crude oil assay yang mutakhir, keputusan membeli kargo, mencampur (blending) dua crude, atau mengubah setelan unit distilasi hanya bertumpu pada asumsi. Laboratorium PT DnD Java Indonesia mengerjakan crude oil assay dengan metode ASTM dan melaporkannya dalam format yang siap dimasukkan ke model perencanaan kilang.
Tahapan Crude Oil Assay
| Tahap | Reference method | Hasil yang diperoleh |
|---|---|---|
| Sifat whole crude | ASTM D4052, D4294, D4007, D3230, D97, D445, D664 | API gravity, sulfur, BS&W, salt, pour point, viskositas, TAN |
| Light ends | ASTM D8003 / kromatografi gas | Kandungan C1–C5 yang menentukan tekanan uap dan produk gas kilang |
| Distilasi simulasi | ASTM D2887, ASTM D7169 | Kurva titik didih cepat hingga residu berat |
| Distilasi TBP atmosferik | ASTM D2892 | Fraksi nafta, kerosin, gas oil dengan yield massa dan volume |
| Distilasi vakum | ASTM D5236 | Vacuum gas oil dan vacuum residue |
| Analisis tiap fraksi | ASTM per produk (lihat tabel berikut) | Sifat kualitas produk yang akan dihasilkan |
| Penyusunan kurva assay | — | Grafik yield dan sifat vs titik didih, siap untuk model LP kilang |
Parameter Crude Oil Assay per Fraksi
Setiap fraksi diuji dengan parameter yang menentukan mutu produk akhirnya. Pemilihan parameter disesuaikan dengan kebutuhan kilang atau pembeli, tetapi kerangka umumnya sebagai berikut.
| Fraksi | Rentang didih (kira-kira) | Parameter kunci |
|---|---|---|
| Light naphtha | C5 – 90 °C | Density, sulfur, komposisi PONA, RON (ASTM D2699) |
| Heavy naphtha | 90 – 175 °C | Density, sulfur, PONA, naphthene + aromatik sebagai umpan reformer |
| Kerosin / jet | 175 – 250 °C | Smoke point (D1322), freeze point (D2386), sulfur, mercaptan, aromatik |
| Gas oil / diesel | 250 – 370 °C | Cetane index (D4737), cloud & pour point, sulfur, viskositas, density |
| Vacuum gas oil | 370 – 550 °C | Density, sulfur, nitrogen (D5762), CCR (D4530), aniline point |
| Vacuum residue | > 550 °C | Density, viskositas, CCR, asphaltenes, metals Ni/V (D5708), sulfur |
Kadar merkuri dan metanol dalam crude, yang tercantum di daftar uji di atas, dikerjakan pada whole crude karena keduanya memengaruhi keselamatan pekerja dan integritas peralatan kilang, bukan hanya mutu produk.
Full Assay atau Short Assay: Mana yang Anda Butuhkan
Full crude oil assay mencakup seluruh tahapan di atas dan dipakai saat sebuah crude pertama kali dievaluasi, saat kontrak jangka panjang disusun, atau saat kilang menyiapkan studi kelayakan pengolahan. Pengerjaannya memakan waktu beberapa minggu karena distilasi TBP dan vakum dikerjakan bertahap.
Short assay hanya mengukur sifat whole crude ditambah kurva distilasi simulasi. Cukup untuk menyaring kandidat kargo atau memverifikasi bahwa crude yang dikirim masih sesuai assay acuan. Bila ada penyimpangan, barulah full assay diulang.
Kami juga menyediakan pengolahan data assay: menyusun ulang assay lama ke format standar, membandingkan assay terbaru terhadap assay acuan secara grafis, dan memperluas assay parsial bila sebagian data hilang. Data assay pelanggan disimpan dalam basis data yang aksesnya dibatasi.
Cara Membaca Kurva Crude Oil Assay
Kurva utama crude oil assay adalah kurva TBP: sumbu mendatar persen volume kumulatif, sumbu tegak suhu didih. Kurva yang landai di bagian bawah menandakan fraksi ringan yang banyak, sedangkan kurva yang cepat menanjak menunjukkan crude berat dengan residu besar. Dari kurva ini kilang membaca yield tiap produk pada cut point yang dipakainya sendiri, bukan cut point laboratorium.
Kurva sifat mengikuti pola yang sama untuk density, sulfur, dan viskositas per fraksi. Sulfur yang melonjak pada fraksi gas oil, misalnya, berarti unit hydrotreater diesel akan bekerja lebih keras. Membaca kedua kurva bersama-sama memberi gambaran lengkap: berapa banyak produk yang keluar dan seberapa berat mengolahnya.
Crude Oil Assay untuk Blending
Mencampur dua crude bukan sekadar merata-ratakan angkanya. Assay tiap komponen dipakai untuk memprediksi sifat campuran, tetapi kompatibilitas asphaltenes harus diuji terpisah: crude paraffinik yang dicampur crude asphaltenik dapat mengendapkan asphaltenes di tangki, heat exchanger, dan furnace meskipun angka rata-ratanya terlihat aman. Kami menyarankan uji kompatibilitas pada rasio campuran yang direncanakan sebelum blending dilakukan dalam skala penuh.
Kapan Crude Oil Assay Dibutuhkan
| Situation | Yang dibutuhkan | Risiko bila diabaikan |
|---|---|---|
| Kilang mengevaluasi crude baru | Full assay | Yield produk meleset, unit beroperasi di luar desain |
| Trader menawarkan kargo ke pembeli | Short assay + whole crude properties | Harga tidak mencerminkan nilai sebenarnya |
| Blending dua crude atau lebih | Assay tiap komponen + uji kompatibilitas asphaltenes | Pengendapan asphaltenes di tangki dan heat exchanger |
| Karakter reservoir berubah | Assay ulang berkala | Model LP kilang memakai data yang sudah tidak berlaku |
| Assay lama tidak lengkap atau formatnya beragam | Pengolahan dan perluasan data assay | Data tidak bisa dibandingkan antarperiode |
Alur Pengerjaan Crude Oil Assay di DND Java
- Diskusi tujuan — evaluasi kilang, perdagangan, atau studi blending menentukan cut point dan parameter fraksi yang diuji.
- Sampling representatif — volume sampel untuk full assay jauh lebih besar dari analisis rutin; pengambilan mengikuti ASTM D4057 atau D4177 dengan wadah tersegel.
- Whole crude dan light ends — sifat dasar diuji dulu sebagai pembanding hasil distilasi.
- Distilasi dan analisis fraksi — TBP atmosferik, vakum, lalu setiap cut diuji sesuai tabel parameter.
- Laporan dan kurva assay — yield massa/volume kumulatif, sifat per fraksi, dan grafik yang siap dipakai tim perencanaan.
Isi laporan crude oil assay
- Identitas crude, lapangan asal, tanggal sampling, dan kondisi sampel saat diterima
- Tabel sifat whole crude lengkap dengan metode acuan tiap parameter
- Tabel yield kumulatif massa dan volume untuk setiap cut point
- Tabel sifat per fraksi, dari light naphtha sampai vacuum residue
- Kurva TBP dan kurva sifat dalam format gambar serta data tabular yang bisa diimpor
- Catatan interpretasi bila ada sifat fraksi yang mendekati batas spesifikasi produk umum
Pertanyaan yang Sering Diajukan tentang Crude Oil Assay
Berapa lama crude oil assay dikerjakan?
Short assay umumnya selesai dalam satu sampai dua minggu setelah sampel diterima. Full crude oil assay memerlukan beberapa minggu karena distilasi TBP atmosferik dan vakum dikerjakan bertahap, kemudian setiap fraksi diuji terpisah. Jadwal pasti dikonfirmasi saat lingkup disepakati.
Berapa banyak sampel yang dibutuhkan untuk crude oil assay?
Full assay membutuhkan volume sampel yang jauh lebih besar daripada analisis rutin, karena setiap fraksi hasil distilasi harus cukup untuk diuji. Volume pastinya bergantung pada jumlah cut dan parameter yang diminta; kami sampaikan kebutuhannya bersama prosedur pengambilan sampel sebelum pekerjaan dimulai.
Apa beda crude oil assay dengan crude oil analysis biasa?
Crude oil analysis mengukur sifat whole crude untuk transaksi dan operasi harian. Crude oil assay memfraksinasi crude lalu menganalisis tiap fraksi sehingga menghasilkan kurva yield dan sifat produk. Analysis dikerjakan tiap kargo; assay dikerjakan per jenis crude dan diperbarui berkala.
Layanan Crude Oil Assay PT DnD Java Indonesia
PT DnD Java Indonesia adalah laboratorium pengujian minyak dan gas di Bojonegoro, Jawa Timur, yang melayani kilang, operator hulu, dan trader di seluruh Indonesia sejak 2022. Tim analis kami terbiasa menangani crude dari lapangan-lapangan di Jawa Timur maupun kargo dari luar daerah yang dikirim dalam wadah tersegel.
Untuk kilang yang mengolah beberapa jenis crude, kami dapat menyusun program crude oil assay berkala sehingga setiap jenis crude punya assay yang diperbarui sesuai jadwal, bukan menunggu sampai masalah muncul di unit proses. Program ini biasanya digabung dengan pemantauan sifat whole crude tiap kargo sebagai penanda dini bahwa assay perlu diperbarui.
- Terakreditasi ISO/IEC 17025:2017 — hasil crude oil assay diterima untuk keputusan investasi, kontrak, dan audit
- Metode ASTM lengkap — dari whole crude, light ends, distilasi simulasi, hingga analisis fraksi
- Format laporan siap model — kurva yield dan sifat per fraksi dalam tabel dan grafik
- Pengolahan data assay — perbandingan dengan assay acuan dan perluasan assay parsial
- Layanan pelengkap — fuel analysis untuk produk jadi dan sampling di lokasi oleh teknisi kami
Accreditation
The PT DnD Java Indonesia laboratory is accredited to ISO/IEC 17025:2017 oleh Komite Akreditasi Nasional dengan nomor LP-2246-IDN. Sertifikat hasil uji memuat metode acuan tiap parameter sehingga dapat ditelusuri dan diperbandingkan dengan laboratorium lain.
Consultation
Konsultasi gratis: hubungi tim kami lewat WhatsApp 0888-9507-534, telepon (0353) 8940000, atau contact page. Sertakan jenis sampel, jumlah, dan parameter yang dibutuhkan agar penawaran bisa langsung disiapkan.
Standards and references
Metode distilasi dan pengujian fraksi mengacu pada standar ASTM International; istilah dan praktik assay dijelaskan juga oleh Energy Institute. Pengantar yang lebih ringan tersedia di artikel apa itu crude oil assay and kepadatan relatif minyak mentah, bagian dari laboratory services kami.

