Analisis LPG: Komposisi, Tekanan Uap, dan Parameter Mutu untuk Kilang, SPPBE, dan Industri

List of contents:

Analisis LPG adalah rangkaian pengujian laboratorium untuk memastikan liquefied petroleum gas memiliki komposisi dan sifat yang aman, sesuai spesifikasi, dan layak dijual. Inti analisisnya adalah komposisi hidrokarbon, yaitu perbandingan propana, butana, dan komponen lain, yang diukur dengan gas chromatography menurut ASTM D2163. Dari komposisi itu dan dari uji pendukung lainnya, tekanan uap, densitas, dan kebersihan LPG dapat dipastikan. Singkatnya, analisis LPG menjawab satu pertanyaan: apakah LPG ini aman dan sesuai dengan yang dijanjikan kepada pembeli.

Artikel ini membahas mengapa analisis LPG diperlukan, parameter dan standar yang dipakai, cara mengambil sampel LPG yang benar, di titik mana saja analisis dilakukan, cara membaca hasilnya, dan kesalahan yang paling sering membuat hasil meleset. Pembahasan ditujukan untuk kilang dan unit pengolahan gas, terminal dan depot, SPPBE, serta industri pengguna LPG.

Mengapa Analisis LPG Diperlukan

LPG disimpan dan diangkut dalam bentuk cair bertekanan, lalu dipakai dalam bentuk gas. Sifat ini membuat komposisinya sangat menentukan keselamatan. LPG yang terlalu banyak mengandung komponen ringan seperti etana punya tekanan uap tinggi yang dapat melampaui batas desain tabung. Sebaliknya, LPG yang terlalu banyak mengandung pentana dan fraksi berat meninggalkan residu cair di dasar tabung dan tidak menguap sempurna.

RisikoPenyebabParameter yang mendeteksi
Tekanan tabung berlebihEtana atau propana terlalu tinggiKomposisi, tekanan uap
Gas tidak habis, sisa cair di tabungPentana dan fraksi berat tinggiKomposisi C5+, residu, weathering
Korosi katup dan regulatorSenyawa sulfur reaktifKorosi lempeng tembaga, sulfur total
Api tidak stabil di burnerKomposisi berubah antar-pasokanKomposisi, densitas
Selisih tagihan saat serah terimaDensitas dan komposisi tidak disepakatiDensitas, komposisi

Di sisi bisnis, analisis LPG adalah dasar serah terima. Volume LPG yang diukur di tangki atau meter dikonversi menjadi massa menggunakan densitas, dan densitas itu sendiri bergantung pada komposisi. Tanpa data yang disepakati, selisih kecil pada komposisi berubah menjadi selisih tonase dan nilai tagihan.

Enam Parameter Utama Analisis LPG

Tabel enam parameter analisis LPG: komposisi ASTM D2163, tekanan uap, densitas, residu, korosi tembaga, dan sulfur total
Komposisi dari gas chromatography menjadi dasar semua parameter.

1. Komposisi hidrokarbon (ASTM D2163)

Komposisi diukur dengan gas chromatography dan menghasilkan kadar etana, propana, propilena, isobutana, n-butana, butilena, dan pentana plus. Hasil ini menjadi dasar perhitungan sifat lain dan menunjukkan apakah LPG termasuk propana komersial, butana komersial, atau campuran.

2. Tekanan uap (ASTM D1267 atau D6897)

Tekanan uap menunjukkan seberapa kuat LPG mendorong dinding tabung pada suhu tertentu. Nilai ini dapat diukur langsung atau dihitung dari komposisi menurut ASTM D2598. Tekanan uap adalah parameter keselamatan terpenting untuk tabung dan tangki.

3. Densitas (ASTM D1657 atau dihitung dari komposisi)

Densitas dipakai untuk mengubah volume menjadi massa saat serah terima dan untuk mengatur tingkat pengisian tabung. Densitas yang dihitung dari komposisi harus konsisten dengan hasil pengukuran langsung.

4. Residu dan weathering (ASTM D2158 dan D1837)

Uji residu mengukur bahan yang tertinggal setelah LPG diuapkan, sedangkan uji weathering melihat suhu saat sebagian besar sampel sudah menguap. Keduanya menunjukkan adanya fraksi berat dan kontaminan seperti minyak yang tidak ikut menguap.

5. Korosi lempeng tembaga (ASTM D1838)

Lempeng tembaga direndam dalam LPG dan perubahan warnanya dinilai. Uji ini mendeteksi senyawa sulfur reaktif seperti H2S yang dapat merusak katup, regulator, dan komponen kuningan.

6. Sulfur total (ASTM D6667)

Sulfur total mencakup sulfur alami dan zat pembau (odoran) yang sengaja ditambahkan agar kebocoran mudah tercium. Kadarnya perlu cukup untuk keselamatan tetapi tidak berlebihan karena menambah emisi dan korosi.

Propana, Butana, dan LPG Campuran

Perbandingan sifat propana, butana, dan LPG campuran untuk analisis LPG: tekanan uap, penguapan, dan penggunaan
Perbandingan propana dan butana menentukan sifat LPG.

LPG yang beredar di Indonesia umumnya berupa campuran propana dan butana. Perbandingan keduanya adalah hasil terpenting dari analisis LPG, karena menentukan hampir semua sifat produk.

SifatPropana lebih tinggiButana lebih tinggi
Tekanan uapNaikTurun
Penguapan di suhu rendahLebih mudahLebih sulit
Densitas cairLebih rendahLebih tinggi
Nilai kalor per volume gasLebih rendahLebih tinggi
Kebutuhan tabungTekanan kerja lebih tinggiTekanan kerja lebih rendah

Karena itu, perubahan kecil pada sumber gas umpan di kilang, misalnya sumur baru atau perubahan kondisi operasi fraksionasi, dapat menggeser perbandingan propana dan butana. Analisis LPG berkala menangkap pergeseran ini sebelum produk dikirim ke pelanggan. Bagi pengguna industri, perubahan perbandingan ini juga terasa langsung: burner yang disetel untuk satu komposisi dapat menghasilkan nyala yang berbeda ketika pasokan berganti, sehingga data komposisi dari setiap pemasok membantu tim produksi menjaga pembakaran tetap efisien dan aman. Dalam pengadaan, hasil analisis LPG dari beberapa pemasok juga dapat dibandingkan secara adil karena diukur dengan metode dan satuan yang sama.

Cara Mengambil Sampel LPG yang Benar

LPG adalah cairan yang mendidih pada suhu ruang jika tekanannya dilepas. Jika sampel diambil dengan cara yang salah, komponen ringan menguap lebih dulu dan komposisi yang tersisa di silinder tidak lagi mewakili produk. Karena itu pengambilan sampel mengikuti ASTM D1265 atau metode silinder piston menurut ASTM D3700.

LangkahTujuan
Gunakan silinder sampel yang bersih dan keringMencegah kontaminasi sisa sampel sebelumnya
Bilas silinder dengan LPG dari titik samplingMenyamakan isi silinder dengan produk
Ambil sampel dalam fase cairFase uap tidak mewakili komposisi keseluruhan
Sisakan ruang kosong terkendali (outage)Mencegah tekanan berlebih saat suhu naik
Beri label titik, waktu, suhu, dan tekananMenjaga ketertelusuran hasil
Kirim segera ke laboratoriumMengurangi risiko kebocoran dan perubahan sampel

Laboratorium yang juga melakukan pengambilan sampel di lokasi dapat memastikan seluruh langkah ini dijalankan dengan benar, sehingga hasil analisis LPG dapat dipertanggungjawabkan saat serah terima.

Di Mana Analisis LPG Dilakukan

Diagram lima titik sampling analisis LPG: kilang, tangki timbun, truk atau kapal, SPPBE, dan pengguna industri
Serah terima dan pengisian tabung adalah titik paling kritis.

Kilang dan unit pengolahan gas

Di kilang LPG dan unit pengolahan gas skala kecil hingga menengah, analisis LPG memantau kinerja kolom fraksionasi. Kadar etana yang tinggi menandakan de-etanizer kurang optimal, sedangkan pentana yang tinggi menandakan pemisahan di debutanizer perlu disetel ulang.

Tangki timbun dan terminal

Setelah beberapa batch produksi tercampur di tangki, analisis LPG memastikan produk gabungan tetap sesuai spesifikasi sebelum dijual.

Serah terima truk dan kapal

Sampel diambil saat pemuatan atau pembongkaran. Hasil komposisi dan densitas menjadi dasar perhitungan massa yang ditagihkan dan dasar penyelesaian jika pembeli dan penjual berselisih.

SPPBE dan stasiun pengisian

Sebelum LPG diisikan ke tabung, mutu produk yang diterima perlu dipastikan. Tekanan uap dan residu adalah parameter yang paling berkaitan dengan keselamatan pengguna akhir.

Industri pengguna LPG

Pabrik yang memakai LPG untuk pemanas, oven, atau proses pembakaran berkepentingan dengan komposisi yang stabil agar burner bekerja konsisten dan nilai energi yang dibeli sesuai kontrak.

Cara Membaca Laporan Hasil Analisis LPG

Bagian laporanArtinyaYang perlu dicek
Komposisi (% mol, % volume cair, atau % massa)Kadar tiap hidrokarbonSatuan yang dipakai sama dengan spesifikasi kontrak
C3 + C4 totalPorsi propana dan butanaMemenuhi batas minimum spesifikasi
C5+ (pentana dan lebih berat)Fraksi beratDi bawah batas maksimum spesifikasi
Tekanan uapKeamanan tabungSuhu acuan pengukuran disebutkan
DensitasKonversi volume ke massaSuhu acuan (biasanya 15 °C) disebutkan
Korosi tembaga, residu, sulfurKebersihan produkLulus batas yang ditetapkan

Perhatikan satuan komposisi. Persen mol, persen volume cair, dan persen massa memberi angka yang berbeda untuk sampel yang sama. Laporan yang baik menyebutkan satuan dengan jelas dan, bila diminta, menyajikan ketiganya sehingga dapat langsung dibandingkan dengan spesifikasi.

Kesalahan Umum dalam Analisis LPG

KesalahanAkibatPencegahan
Sampel diambil dari fase uapPropana terbaca terlalu tinggi, butana terlalu rendahAmbil sampel dari fase cair
Silinder diisi penuh tanpa ruang kosongTekanan berbahaya saat suhu naikSisakan outage sesuai ASTM D1265
Silinder bocor selama pengirimanKomponen ringan hilangUji kebocoran sebelum dan sesudah sampling
Satuan komposisi tidak disepakatiAngka tampak tidak memenuhi spesifikasiSepakati satuan sejak awal
Gas standar kalibrasi tidak sesuaiKadar butilena dan pentana melesetGunakan gas standar LPG tertelusur

Contoh: Pengaruh Komposisi pada Tonase Serah Terima

Misalkan sebuah truk tangki memuat 20 meter kubik LPG cair. Jika hasil analisis LPG menunjukkan campuran yang lebih kaya butana, densitas cairnya lebih tinggi dibanding campuran yang lebih kaya propana. Dengan volume yang sama, massa LPG yang dimuat berbeda beberapa ratus kilogram. Karena LPG diperdagangkan dalam satuan massa, selisih ini langsung menjadi selisih tagihan.

Langkah perhitunganData yang dibutuhkanSumber data
1. Volume cair terukurLevel tangki atau meter aliranInstrumen di lokasi
2. Koreksi volume ke suhu acuanSuhu cairan dan faktor koreksiTermometer, tabel koreksi
3. Densitas pada suhu acuanKomposisi atau pengukuran langsungAnalisis LPG di laboratorium
4. Massa = volume terkoreksi x densitasHasil langkah 2 dan 3Perhitungan

Langkah ketiga adalah satu-satunya yang bergantung pada laboratorium, tetapi pengaruhnya terhadap angka akhir sangat besar. Itulah sebabnya kontrak LPG biasanya menyebut metode analisis, laboratorium yang disepakati, dan prosedur jika hasil kedua pihak berbeda.

Analisis LPG untuk Memantau Kinerja Kilang

Bagi kilang LPG dan unit pengolahan gas, analisis LPG bukan hanya kontrol mutu produk, tetapi juga alat membaca kinerja proses. Komposisi produk memberi petunjuk langsung tentang kolom mana yang perlu disetel.

Temuan pada hasil analisis LPGKemungkinan penyebabTindakan yang lazim
Etana di atas batasDe-etanizer kurang memisahkan fraksi ringanTinjau suhu dan tekanan kolom de-etanizer
Pentana dan C5+ tinggiPemisahan di debutanizer kurang tajamTinjau refluks dan suhu dasar kolom
Olefin muncul tidak terdugaTercampur aliran dari unit lainPeriksa jalur dan katup pencampuran
Korosi tembaga gagalSenyawa sulfur reaktif lolos dari unit pemurnianPeriksa unit penghilang sulfur
Residu tinggiTerbawa minyak pelumas atau fraksi beratPeriksa kompresor dan pemisah

Dengan analisis berkala, tren komposisi dapat dibandingkan dari minggu ke minggu. Perubahan bertahap sering menjadi tanda awal masalah proses, jauh sebelum produk benar-benar keluar dari spesifikasi. Bagi unit pengolahan gas skala kecil yang tidak memiliki laboratorium sendiri, program analisis berkala dari laboratorium terakreditasi di dekat lokasi adalah cara paling efisien untuk mendapatkan data ini.

Beda Analisis LPG dan Analisis Gas Bumi

Keduanya memakai gas chromatography, tetapi sampel, konfigurasi alat, dan tujuan analisisnya berbeda. Memahami perbedaan ini membantu memilih layanan yang tepat.

AspekAnalisis LPGAnalisis gas bumi
Wujud sampelCair bertekananGas
Komponen utamaPropana dan butanaMetana
Standar komposisiASTM D2163GPA 2261, ASTM D1945, ISO 6974
Sifat yang dihitungTekanan uap, densitas cairNilai kalor, Wobbe index, densitas relatif
Cara samplingASTM D1265, silinder dengan outageGPA 2166, silinder gas
Dasar transaksiMassa (ton)Energi (MMBTU)

Fasilitas yang mengolah gas bumi menjadi LPG dan gas jual biasanya membutuhkan keduanya: analisis gas umpan dan gas jual dengan metode gas bumi, serta analisis produk LPG dengan metode ASTM D2163.

Jadwal Analisis LPG yang Disarankan

  • Setiap batch atau pengiriman — untuk serah terima di kilang, terminal, dan truk.
  • Berkala mingguan atau bulanan — pemantauan kinerja unit fraksionasi dan mutu tangki timbun.
  • Saat ada perubahan sumber — gas umpan baru, pemasok baru, atau perubahan operasi kilang.
  • Saat commissioning — unit pengolahan gas atau fasilitas penyimpanan baru.
  • Saat ada keluhan — tabung cepat habis dengan sisa cair, api tidak stabil, atau korosi pada regulator.

Keselamatan dalam Penanganan Sampel LPG

Sampel LPG adalah cairan bertekanan yang mudah terbakar. Penanganan yang aman melindungi petugas sekaligus menjaga keutuhan sampel sampai dianalisis.

  • Silinder bersertifikat — silinder sampel memiliki tekanan kerja yang sesuai dan diuji berkala.
  • Ruang kosong wajib — silinder tidak boleh terisi penuh cairan karena pemuaian dapat memecahkannya.
  • Bebas sumber api — pengambilan sampel dilakukan jauh dari sumber panas dan percikan, dengan alat pelindung diri.
  • Uji kebocoran — sambungan dan katup diperiksa sebelum dan sesudah pengambilan sampel.
  • Transportasi aman — silinder diikat tegak, terlindung dari panas matahari langsung, dan diberi label bahaya.

Prosedur ini juga melindungi mutu data. Silinder yang terkena panas matahari berlebihan atau bocor sedikit demi sedikit akan kehilangan komponen ringan, dan hasil analisis LPG tidak lagi mewakili produk.

Memilih Laboratorium Analisis LPG

PertanyaanMengapa penting
Apakah ASTM D2163 masuk ruang lingkup akreditasi ISO/IEC 17025 laboratorium?Akreditasi berlaku per metode
Apakah laboratorium menyediakan silinder sampel LPG yang bersih?Silinder kotor mencemari hasil
Apakah petugas laboratorium bisa mengambil sampel di lokasi?Mayoritas kesalahan terjadi saat sampling
Berapa jarak dan waktu tempuh ke laboratorium?Makin cepat dianalisis, makin kecil risiko kebocoran
Apakah laporan menyajikan satuan sesuai spesifikasi kontrak?Menghindari salah tafsir hasil

Untuk fasilitas di Jawa Timur dan Jawa Tengah, laboratorium yang dekat dengan lokasi memberi keuntungan nyata: sampel dapat dianalisis pada hari yang sama atau keesokan harinya, dan petugas dapat hadir saat pengambilan sampel serah terima.

Istilah Penting dalam Analisis LPG

IstilahArti singkat
LPG (liquefied petroleum gas)Campuran hidrokarbon ringan, terutama propana dan butana, yang dicairkan dengan tekanan
Propana komersialLPG yang didominasi propana, tekanan uap tinggi
Butana komersialLPG yang didominasi butana, tekanan uap rendah
OlefinHidrokarbon tak jenuh seperti propilena dan butilena, biasanya dari unit perengkahan kilang
Tekanan uapTekanan yang dihasilkan LPG dalam wadah tertutup pada suhu tertentu
WeatheringUji penguapan untuk melihat fraksi berat yang tersisa
OutageRuang kosong yang disisakan di silinder sampel untuk pemuaian cairan
OdoranZat pembau, biasanya merkaptan, agar kebocoran LPG mudah tercium

Persiapan Sebelum Memesan Analisis LPG

Informasi berikut membantu laboratorium menyiapkan silinder, metode, dan format laporan yang tepat sejak awal, sehingga hasil analisis LPG langsung dapat dipakai tanpa pengujian ulang:

  • Jenis produk — propana komersial, butana komersial, atau LPG campuran, serta apakah mengandung olefin dari unit perengkahan.
  • Titik dan jumlah sampel — keluaran kolom, tangki timbun, truk, kapal, atau tangki SPPBE.
  • Spesifikasi acuan — spesifikasi pemerintah, spesifikasi pembeli, atau batas internal perusahaan.
  • Parameter yang dibutuhkan — komposisi saja, atau lengkap dengan tekanan uap, densitas, residu, korosi, dan sulfur.
  • Satuan laporan — persen mol, persen volume cair, atau persen massa.
  • Frekuensi — satu kali, per pengiriman, atau program pemantauan berkala.

Dengan data ini, jadwal pengambilan sampel dapat disusun mengikuti jadwal pemuatan atau produksi, sehingga petugas hadir tepat saat sampel paling mewakili produk yang diserahterimakan.

Layanan Analisis LPG DND Java di Jawa Timur dan Jawa Tengah

PT DnD Java Indonesia mengoperasikan laboratorium terakreditasi KAN ISO/IEC 17025:2017 (LP-2246-IDN) di Bojonegoro, dekat dengan kilang LPG dan fasilitas pengolahan gas di Tuban, Bojonegoro, Gresik, dan Cepu. Kami melayani analisis LPG mulai dari pengambilan sampel di lokasi dengan silinder yang kami siapkan, analisis komposisi dengan gas chromatography, hingga laporan yang sesuai format spesifikasi Anda. Detail parameter lengkap ada di halaman layanan gas composition.

Untuk kilang dan SPPBE yang membutuhkan data rutin, kami menyusun program analisis berkala dengan jadwal sampling tetap dan laporan tren. Wilayah layanan utama meliputi Jawa Timur dan Jawa Tengah, dan tim dapat dimobilisasi ke seluruh Indonesia. Setiap laporan mencantumkan metode, satuan, kondisi acuan, dan data pengambilan sampel, sehingga dapat langsung dilampirkan pada dokumen serah terima, audit mutu, atau pemeriksaan oleh pembeli dan regulator tanpa perlu penjelasan tambahan.

Pertanyaan Umum tentang Analisis LPG

Apa itu analisis LPG?

Analisis LPG adalah pengujian laboratorium untuk memastikan LPG sesuai spesifikasi. Intinya adalah komposisi propana, butana, dan komponen lain dengan gas chromatography menurut ASTM D2163, ditambah tekanan uap, densitas, residu, korosi tembaga, dan sulfur.

Standar apa yang dipakai untuk komposisi LPG?

Komposisi LPG umumnya diuji menurut ASTM D2163 dengan gas chromatography. Tekanan uap dan densitas dapat dihitung dari komposisi menurut ASTM D2598 atau diukur langsung menurut ASTM D1267 dan D1657. Sampel diambil sesuai ASTM D1265.

Mengapa sampel LPG harus diambil dalam fase cair?

Komponen ringan seperti propana lebih mudah menguap, sehingga fase uap di atas cairan mengandung lebih banyak propana dibanding produk sebenarnya. Sampel fase cair mewakili komposisi LPG yang dijual dan diserahterimakan.

Seberapa sering analisis LPG perlu dilakukan?

Untuk serah terima, analisis dilakukan setiap batch atau pengiriman. Untuk pemantauan kilang dan tangki timbun, umumnya mingguan atau bulanan, dan tambahan setiap kali sumber gas umpan atau kondisi operasi berubah.

Related Articles

Butuh analisis LPG untuk kilang, SPPBE, atau pabrik Anda?

Sebutkan titik sampling, jumlah sampel, dan spesifikasi acuan; kami siapkan silinder, metode, dan jadwal. Pilih bidang Anda — pesan WhatsApp sudah terisi, tinggal kirim.

WhatsApp — LNGWhatsApp — CNG / BBGWhatsApp — LPGWhatsApp — Gas Bumi / Pipa

Atau telepon (0353) 8940000 · [email protected]

Share this to:

Writer

Picture of DnD Java Indonesia

DnD Java Indonesia

Laboratorium Oil & Gas

Telepon Kantor(0353) 8940000 Send Email[email protected]
Chat Admin Konsultasi via WhatsApp